WAMENA | Pemerintah Pusat memastikan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua Pegunungan segera dilaksanakan.
Ditargetkan tahun 2028 seluruh kawasan perkantoran DOB selesai dibangun dan dapat difungsikan untuk penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan masyarakat.
Kepastian itu disampaikan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti disela-sela kunjungan kerjanya (kunker) bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Jumat 6 Februari 2026.

Diana Kusumastuti menekankan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan lancar maka dibutuhkan dukungan serta kolaborasi seluruh pihak di Provinsi Papua Pegunungan.
Dalam kunker tersebut Wamen PU dan Wamendagri didamping Gubernur Papua Pegunungan John Tabo meninjau lokasi KIPP di Gunung Susu, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya.
Wamendagri Ribka Haluk mengatakan proses lelang proyek pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Papua Pegunungan dijadwalkan pada Juni 2026 mendatang.
Pembangunan KIPP Papua Pegunungan diprioritaskan untuk Kantor Gubernur, kantor Majelis Rakyat Papua Pegunungan (MRP), dan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Pegunungan
“Pembangunan KIPP di empat daerah otonomi baru (DOB) Tanah Papua sesuai proyeksi rampung seluruhnya pada 2028 dan dapat diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto,”ujarnya.

Saat ini pembangunan KIPP Papua Pegunungan memasuki tahapan detail engineering design (DED) mencakup gambar kerja, spesifikasi teknis, perhitungan struktur, serta rencana anggaran biaya (RAB).
DED sebagai panduan utama pelaksana konstruksi. Kata Ribka dengan usainnya tahapan DED maka tahap selanjutnya pelelangan proyek pengerjaan pembangunan KIPP. “Sesuai rencana ditargetkan berlangsung bulan Juni,”ujarnya.
Editor | HENDROL K | PAPUA GROUP








Comment