BERITA UTAMAINTERNASIONAL

Pesawat Smart Air Hentikan Sementara Penerbangan ke Koroway dan Daerah Rawan

50

JAYAPURA | Pasca tragedi penembakan pesawat Smart Air yang menyebabkan dua krunya meninggal dunia, PT Smart Cakrawala Aviation menghentikan sementara penerbangan ke daerah tersebut dan daerah rawan di seluruh Papua.

Hal itu ditegaskan Direktur Utama PT Smart Cakrawala Aviation, Pongky Majaya dalam keterangan resminya, pekan ini.

Insiden penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu 11 Februari Lalu (11/2) lalu, dinilai sebagai tindakan tak manusiawi dan melanggar HAM.

“Kejadian ini merupakan pukulan terberat bagi kami, Keluarga Besar PT SMART CAKRAWALA AVIATION, selama melayani operasi penerbangan di wilayah Papua,”ujarnyaPongky.

Ia mengatakan berdasarkan himbauan dari pihak aparat keamanan, untuk sementara waktu PT Smart Cakrawala Aviation menghentikan seluruh operasi penerbangan ke bandar udara tujuan yang tidak terdapat pengamanan dan penjagaan yang memadai dari pihak aparat keamanan.

“Kami berharap ini adalah kejadian terakhir dan tidak terulang kembali. Keluarga Besar PT SMART CAKRAWALA AVIATION mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI, POLRI, rumah sakit, tim medis, masyarakat Koroway Batu, serta seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu yang telah membantu dan terlibat sejak proses evakuasi hingga kembalinya kedua jenazah ke keluarga masing-masing di Jakarta,”ucap Pongky.

Kedua jenazah telah diserahkan kepada keluarga masing-masing pada tanggal 12 Februari 2026. Jenazah Almarhum Capt. Egon Erawan telah lebih dulu dimakamkan pada malam harinya di pemakaman umum Tanah Kusir, Jakarta Selatan, sementara jenazah Almarhum Capt. Baskoro Adi Anggoro telah dimakamkan sore ini, 13 Februari 2026, di pemakaman umum Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Kejadian ini, kata Pongky, merupakan pukulan terberat bagi PT SMART CAKRAWALA AVIATION yang selama melayani operasi penerbangan di wilayah Papua.

Manajemen, seluruh karyawan, dan pilot PT SMART CAKRAWALA AVIATION tidak akan mundur dalam upaya melayani masyarakat untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan (3TP) sebagai wujud pengabdian dalam dunia penerbangan nasional.

“Untuk saudara-saudara kami di Papua, yakinlah bahwa kami datang sebagai sahabat pembangunan dan akan selalu ada bersama kalian. Untuk seluruh kru dan staf PT SMART CAKRAWALA AVIATION, kepergian senior, guru, dan sahabat kita adalah duka yang tidak boleh diratapi berkepanjangan.”

Pengabdian, totalitas, dan loyalitas Capt. Egon Erawan serta Capt. Baskoro Adi Anggoro memang harus terhenti di Koroway Batu, namun kami semua akan melanjutkan perjuangan mereka.
Mereka terbang lebih tinggi. Mereka akan kita kenang selamanya.

Editor | TIM | PAPUA GROUP

Exit mobile version