Gubernur Ribka Salurkan Bama untuk 1027 Lansia, Disabel dan Anak Terlantar

NABIRE | PAPUA TIMES- Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyalurkan ratusan ton makanan bagi orang tua lanjut usia (Lansia), penyadang disabilitas (disable) dan anak terlantar dalam panti asuhan.

Bantuan sosial itu diserahkan langsung oleh Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM di Halaman Kantor Dinas Sosial dan Permberdayaan Perempuan dan Anak Provinsi Papua Tengah, Jumat (20/10/2023).

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Jumlah masyarakat penerima bahan makanan yang diserahkan masing-masing kepada Lansia sebanyak 420 orang, 150 orang penyandang disabilitas, dan anak terlantar dalam panti sebanyak 457 orang.

“Adapun rincian masing-masing jenis makanan yaitu beras sebanyak 43.000 KG, garam sebanyak 5.000 bungkus, gula pasir sebanyak 8.000 KG, kacang hijau sebanyak 8.000 KG, micin sebanyak 1.800 bungkus, minyakgoreng sebanyak 8.000 liter, susu kental manis kaleng sebanyak 170 dos, teh celup sebanyak 25 dos dan telur sebanyak 79.650 butir,”jelas Gubernur Ribka Haluk.

Gubernur Haluk mengatakan pemberian bantuan permakanan bagi lansia, penyandang disabilitas, dan anak terlantar dalam panti dimaksudkan untuk menanggulangi kemiskinan dan kerentanan absolut yang dihadapi masyarakat yang kurang mampu. Serta memenuhi kebutuhan hidup dasar masyarakat yang layak.

“Penyerahan bantuan permakanan yang kita lakukan saat ini merupakan rangkaian kegiatan dari Satgas Pengentasan Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrim Provinsi Papua Tengah sebagai wujud kerja nyata pemerintah dalam menjalankan program nasional sebagai upaya penghormatan, perlindungan, dan jaminan sosial dalam bentuk pemenuhan kebutuhan dasar pangan dan nutrisi kepada masyarakat rentan terhadap resiko sosial,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ribka, menginformasikan kepada seluruh masyarakat yang berusia kerja produktif termasuk penyandang disabilitas namun belum memperoleh pekerjaan, agar dapat mendaftarkan diri ke dinas tenaga kerja, transmigrasi, energi dan sumber daya mineral Provinsi Papua Tengah selaku koordinator Satgas Pengentasan Pengangguran untuk diikutsertakan dalam berbagai bentuk pelatihan kerja sehingga dapat memiliki kompetensi kerja yang mumpuni untuk menjadi pekerja atau yang paling utama ialah dapat mampu medirikan usahanya sendiri.

Ribka Haluk menuturkan terdapat kaitan yang erat antara kegiatan pengentasan pengangguran dengan pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrim, dimana salah satu cara menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrim ialah dengan menurunkan angka pengangguran. “Maka, kami merasa sangat perlu untuk menyampaikan informasi ini,” katanya.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Dosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Tengah yang telah melaksanakan kegiatan yang mulia ini. Ibu berpesan agar setiap bantuan sosial yang diberikan harus sesuai target pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) yang terdapat dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), sehingga setiap bantuan yang kita berikan kepada masyarakat dapat tepat sasaran,” tutupnya.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Nenu Tabuni mengungkapkan, total penerima bahan makanan yang dibagikan hari ini untuk 1.027 orang. Jenis bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima Bama adalah beras, garam, gula pasir, kacang hijau, micin, minyak goreng, susu kaleng kental manis, teh dan telur.

Menurutnya, penerima bantuan bahan makanan di Kabupaten Nabire semuanya akan disalurkan hari ini dan di Kabupaten Dogiyai akan tersalurkan besok.

”Yang Lansia akan terima di kantor, penyandang disabilitas dan 11 Panti asuhan di Nabire akan kami antar ke tempat atau asrama. Untuk satu Panti Asuhan YPPK di Kabupaten Dogiyai akan terima besok karena medan cukup jauh,” jelasnya

Terkait enam kabupaten lainnya, Tabuni menjelaskan, hingga kini belum ada data rill sehingga penyaluran di enam kabupaten lainnya akan diupayakan pada periode tahun 2024.

Sementara Mambri Ronsumbre, salah satu penerima bantuan dari Lansia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi papua Tengah dan Dinas Sosial yang menyalurkan Bama untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

” Puji Tuhan. Hari ini kami dapat bantuan dari pemerintah. Semoga Tuhan berkati. Saya harap, bantuan ini tidak berhenti sampai di sini, ”tutupnya.

Editor | TIM