Pj Gubernur Safanpo Tanam Jagung

MERAUKE | PAPUA TIMES- Penjabat Gubernur Papua Selatan, Prof Apolo Safanpo melakukan kunjungan kerja di Distrik Semangga Kampung Marga Mulia, Kabupaten Merauke sekaligus menyerahkan bantuan alat panen jagung dan olah lahan.

Gubernur Safanpo juga menanam jagung di lahan milik masyarakat untuk memberikan dorongan bagi petani lebih semangat mengembangkan jagung di wilayah setempat.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Salah satu keinginan pemerintah mengajak petani menanam jagung karena di Kabupaten Merauke sendiri ada begitu banyak pengusaha ternak ayam baik ayam petelur maupun ayam pedaging dengan 75 persen kebutuhan bahan dasar pakan adalah jagung.

Kepala Kampung Marga Mulia Zubaidah mengatakan petani Merauke menyambut niat baik pemerintah tersebut. Namun ada kekhawatiran terkait pasar yang kerap menyulitkan petani usai memanen. Sehingga Zubaidah menyarankan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) harus difungsikan sebagai pembeli jagung yang dihasilkan petani.

“Dengan begitu petani jangan dibebankan bagaimana harus menjual dan berapa harganya, karena petani sudah menanam, merawat dan memanen. Kami mohon bapak memberikan semangat dan solusi baru kepada masyarakat sehingga ketika kita menanam jagung tidak susah menjualnya. Hasil panen yang baik akan dibeli BUMK,” pinta Kepala Kampung Marga Mulia.

Saran Zubaidah diiyakan Pj Gubernur mengingat untuk pemenuhan pakan ayam sejauh ini masih mengambil dari luar. Sehingga pemerintah bersama kelompok masyarakat mengupayakan mendirikan pabrik pakan dan sudah mulai berjalan hanya saja belum cukup bahan bakunya yaitu jagung.

“Harapan kami hasil panen tidak lagi mencari pasar karena pasarnya ada di sini. Dan pakan tidak cari dari luar sehingga uang bisa beredar di masyarakat kita, dalam meningkatan pendapatan dan kesejahteraan khusus petani jantung. Oleh karena itu bapak ibu mari kita menanam jagung nanti ada koperasi yang akan menampung hasil panen kemudian dilanjutkan ke pakan ternak. Harganya disesuaikan dengan harga standar nasional,” pungkas Safanpo.

Pemilik Pakan Ternak Nusa Sejahtera, Suwoyo menerangkan Pabrik Pakan Ayam miliknya yang terletak di SP9 sementara masih memproduksi pakan untuk kebutuhan sendiri. Untuk bisa mengcover kebutuhan pakan bagi peternak lainnya membutuhkan bahan baku yang cukup dan petani yang diandalkan untuk menghasilkan jagung. “Saya akan beli ke petani dengan harga yang wajar Rp 5000/Kg dengan kadar air 15 persen, sehingga uang berputar dan beredar di Merauke,” ucap Suwoyo.

Baik kepala kampung maupun petani perwakilan beberapa kampung juga menyuarakan terkait peralatan untuk mengolah lahan, bibit, pupuk maupun kebutuhan pendukung lainnya. Langsung dijawab Pj Gubernur bahwa peralatan akan dicek di Dinas Pertanian, kalau belum ada nanti diprogramkan atau disiapkan anggaran untuk pengadaan sendiri. Hanya, Apolo menekankan bahwa tiap bantuan akan diberikan bertahap disesuaikan kemampuan anggaran.

Tidak langsung kembali, Pj Gubernur Papua Selatan juga membawa 200 paket sembako bantuan pemerintah pusat di Kampung Gurinda Jaya dan Marga Mulia 200 paket. Kemudian untuk ibu-ibu PKK di bantu Rp100 juta untuk Gurinda Jaya dan Rp 100 juta untuk PKK Marga Mulia.

Pewarta | RUDIS