2025, Kereta Api Merauke-Boven Digoel Mulai Konstruksi

MERAUKE | PAPUA TIMES- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menargetkan tahapan pembangunan kontruksi rel kereta api dimulai tahun 2025 mendatang.

Saat ini, Penjabat Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo beserta jajaran sedang menyusun tim asistensi untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri serta kementerian lembaga terkait guna penyusunan perencanaan teknis dan studi analisis kelayakan (feasibility study).

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Kepala Dinas Perhubungan, Nelson Sasarari,SH.,M.MT memproyeksikan tahun 2024 seluruh kajian, studi analisis, dan dokumen pendukung pembangunan kereta api di Papua Selatan rampung.

“Saat ini sedang dalam penyusunan tim Asistensi dan menunggu SK keluar. Setelah itu, tim akan berkolaborasi dengan kementerian lembaga terkait untuk penyusunan perencanaan teknisnya dan feasibility atau studi kelayakan,”ujarnya.

Dengan tuntasnya seluruh kajian kelayakan termasuk Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), maka tahun 2025 mulai dilakukan kontruksi. “Target kami seluruh kajian selesai di tahun 2024, termasuk Amdal. Sehingga tahun 2025 kita sudah mulai dengan konstruksi,”harapnya.

Dia mengakui tantangan terberat pemerintah adalah pelepasan hak ulayat masyarakat. Pasalnya, jalur kereta api dengan rute Merauke-Boven Digoel memiliki 7 stasiun dan melewati hutan lindung Taman Nasional Wasur serta area hak ulayat masyarakat.

“Bagi kami terberat adalah lahan pemilik hak ulayat masyarakat, kalau bisa masyarakat bisa legowo untuk memberikan kemudahan pemerintah mengakses pembangunan. Dalam studi Amdal, pemeintah juga akan memperhatikan dan meminta kesediaan masyarakat,”paparnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan, Drs. Agustinus Joko Guritno juga menyampaikan hal yang sama. Ia meminta dukungan masyarakat agar pembangunan kereta api di daerah itu segera terwujud.

“Pemerintah berharap dukungan masyarakat agar kereta api bisa disediakan di Papua Selatan,” pinta Agustinus disela-sela jalan santai dalam rangka Hari Perhubungan Nasional ke 53 tahun 2023 di Lapangan Mandala Merauke, Jumat (15/9/2023).

Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan menyerukan seluruh masyarakat Papua Selatan bersatu mendukung pembangunan dan program pemerintah guna membawa kemajuan daerah.

Riduwan mengapresiasi langkah-langkah strategis yang dilakukan jajaran Pemprov Papua Selatan dan Dinas Perhubungan yang pro aktif meningkatkan layanan moda transportasi di Papua Selatan, baik moda transportasi darat, laut dan udara.

Pewarta | RUDIS