oleh

ASO 2022, Diskominfo Koordinasi Dengan Bupati Walikota

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Dinas Komunikasi and Informasi (Dikominfo) berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Papua untuk mensosialisasikan program pelaksanaan Analog Swich Off (ASO) 2022.

Kepala Diskominfo Provinsi Papua, Jeri A Yudiato,S,Kom mengatakan koordinasi dengan para bupati dan walikota diharapkan dapa mensukseskan migrasi TV Analog ke TV Digital.

“Koordinasi dengan para pimpinan daerah serta dinas terkait terus dilakukan dalam rangka mensukseskan migrasi tv digital,”ungkap Jeri.

Dikatakannya, koordinasi juga masih dilakukan terkait data penerima bantuan Set Top Box (STB). Di Provinsi Papua.”Kita masih koordinasi dengan dinas terkait untuk mendapat data yang valid,”ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengingatkan untuk memaksimalkan koordinasi antarpihak, untuk percepatan pelaksanaan Analog Swich Off (ASO).

Menkominfo juga menegaskan agar akurasi data penerima bantuan Set Top Box (STB) benar-benar menjadi perhatian utama semua pihak berkepentingan.

BACA JUGA  Jakarta Stop Tipu Papua, Dana Otsus Tra Sampe 1000 Triliun

Analog Switch Off (ASO) 2022 merupakan penghentian siaran televisi analog menuju siaran televisi digital Indonesia. Program yang dimulai pada akhir April 2022 ini, dijadwalkan akan berakhir pada 2 November 2022.

Set Top Box (STB) adalah perangkat yang digunakan sebagai alat penangkap sinyal TV digital untuk TV yang masih analog. Pemerintah menyediakan perangkat STB secara gratis bagi masyarakat tak mampu agar dapat menerima layanan siaran televisi digital.

STB tersebut disediakan melalui dua kategori. Kategori pertama, adalah keluarga yang dikategorikan sebagai televisi nondigital milik masyarakat miskin. Perangkat itu disediakan oleh 12 penyelenggara multipleksing atau 12 lembaga penyiaran swasta. Mereka diminta menyiapkan 4,2 juta unit STB.

Saat ini, pemerintah sedang membangun infrastruktur multipleksing (MUX) dengan melibatkan 12 penyelenggara siaran televisi digital yang terpilih. Menurut Menkominfo, pembangunan oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan penyelenggara multipleksing dari televisi swasta akan selesai seluruhnya sebelum 2 November 2022.

BACA JUGA  Mahasiswa Papua Sejabotabek Warning KPK

Editor | HANS BISAY

Komentar