PON XX: Farrel Tangkas Pemegang Rekor Nasional

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Papua tak hanya ingin menjadi pelengkap bagi kontingen Papua di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Mereka sudah menyiapkan perenang nasional berpretasi untuk menyumbangkan medali.

Farrel Armandio Tangkas akan menjadi unggulan tim renang Papua di cabang olahraga akuatik pada PON XX. Statusnya adalah perenang nasional yang juga merupakan pemegang rekor.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer
Poll Options are limited because JavaScript is disabled in your browser.

Perenang muda kelahiran Surabaya, 22 Desember 2001 itu direkrut oleh PRSI Papua untuk menginfluence para perenang lokal, mengingat masih minimnya minat olahraga renang di Papua.

Farrel memang baru akan menjalani debutnya di PON XX bersama kontingen Papua. Namun prestasinya di level nasional hingga internasional sudah cukup menonjol.

Sejumlah prestasi yang pernah ia dapat di antaranya medali perak SEA Games 2019 di Filipina, dua medali emas Kejuaraan ASEAN School Games tahun 2019. Ia juga merupakan perenang yang pernah mencatatkan rekor nasional di ajang Jakarta Swimming Championship tahun 2019.

Di ajang tersebut, Farrel mencatatkan rekor nasional di nomor 200 meter gaya punggung putra dengan catatan waktu 2 menit 01,16 detik. Sebelum mencatatkan rekor nasional itu, Farrel juga sempat membuat rekor nasional di ajang SEA Age Group Filipina tahun 2018.

“Saya bergabung dengan kontingen Papua sejak tahun 2019. PON XX akan menjadi PON pertama saya. Di SEA Games 2019 saya mendapat medali perak, lalu di Asean School Games 2019 juga saya memperoleh dua emas. Saya pemegang rekor nasional di 200 meter gaya punggung putra tahun 2019,” kata Farrel.

Sebelum menjadi seorang atlet, Farrel rupanya sempat mengidap asma. Ia mendapatkan rekomendasi dokter untuk berlatih renang agar bisa mengobati penyakitnya itu.

“Awal saya menggeluti dunia renang itu karena waktu dulu kecil saya punya penyakit asma yang sering kambuh, hingga suatu hari dokter saya merekomendasikan saya untuk mencoba les renang, dan akhirnya orang tua pun setuju untuk memperkenalkan saya di dunia renang,” kenangnya.

Di PON pertamanya pada PON XX nanti, Farrel ingin mempersembahkan prestasi terbaik bagi kontingen Papua di rumah sendiri.

“Target untuk PON Papua ini saya hanya menargetkan yang terbaik, optimis pun sudah menjadi kewajiban saya sebagai atlet agar dapat tampil dengan maksimal di PON nanti,” pungkasnya.

Sementara itu, Ofisial Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Papua, Yusuf Bungkang mengungkapkan tim renang Papua akan diperkuat 9 atlet yang bertarung di PON XX. Mereka menargetkan setidaknya bisa mempersembahkan medali emas.

“Kalau tidak salah, kita ada 9 atlet. Untuk atlet yang kontrak kita targetkan medali emas. Tetapi untuk atlet lokal yang kita bina itu untuk menambah jam terbang dulu,” ujar Yusuf.

Cabang olahraga akuatik pada PON XX akan mempertandingkan lima disiplin lomba yakni polo air, loncat indah, renang artistik, renang, dan selam kolam, dengan total sebanyak 40 nomor lomba.

Sebagai tuan rumah, tentunya Papua tak ingin hanya menjadi pelengkap di venue akuatik bertaraf internasional yang telah berdiri megah di kawasan olahraga Kampung Harapan Sentani Kabupaten Jayapura.

Editor | TIM