20 Relawan di Papua Vaksin Covid-19

JAYAPURA | PAPUA TIMES- Pemerintah Provinsi Papua resmi mencanangkan vaksinasi Covid-19 ditandai dengan pemberian vaksin kepada 20 orang dari berbagai profesi.

Penyuntikan berlangsung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura disaksikan Pelaksana Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Doren Wakerkwa,SH.

SIAPA CALON GUBERNUR PAPUA 2024-2029, PILIHAN ANDA
  • Add your answer

Relawan yang disuntik vaksin Covid-19 diantaranya Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Kepala Dinas Pendidikan Papua, Christian Sohilait,dr.Donald Aronggear SpB Ketua IDI Papua, Dhias Suwandi jurnalis Kompas.com.

Sebelumnya Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinkes Papua, dr. Aaron Rumainum menjadi orang pertama yang melakukan vaksin.

Plt Sekda Papua, Doren Wakerkwa dalam sambutannya mengatakan pencanangan gerakan vaksinasi covid-19 dimulai hari ini. “Kami mengapresiasi kehadiran dan kesediaan para pejabat serta tokoh agama, tenaga kesehatan dan masyarakat dalam gerakan pencanangan covid-19,” ujarnya.

Sekda mengatakan, hingga 13 Januari 2021, jumlah angka kasus Covid-19 di Papua sudah mencapai 14.332 orang dengan 265 diantaranya meninggal dan 12.828 orang sembuh.

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menekan laju pandemi ini dengan segara cara seperti terus mengkampanyekan penerapan protokol pencegahan 3M. Memakai Masker, Jaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan meningkatkan pemeriksaan Covid-19 bagi penduduk yang berada di Papua.

Sekda mengaku, perlu kita berbahagia karena saat ini, vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan jenis Sinovac juga sudah diterima oleh Pemerintah Provinsi Papua untuk selanjutnya diberikan kepada tegana kesehatan yang menjadi prioritas.

Dimana, jumlah vaksin yang diterima pada tahap pertama ini adalah 14.680 dosis dan akan diberikan mulai bulan Januari hingga Maret 2021. Vaksin telah didistribusikan ke tiga kabupaten/kota untuk sasaran di Kota Jayapura sebanyak 3.464, kabupaten Jayapura sebanyak 1.343 dan Kab. Mimika 2.449. Masing-masing tenaga kesehatan akan mendapatkan dua kali penyuntikan dengan jarak menyunyikan 14 hari.

“Kita harus menyakini bahwa vaksin ini aman dan akan bermanfaat bagi kita semua. Vaksin ini sudah mendapatkan izin dari penggunaan dari Badan POM RI serta mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga sangat layak untuk diberikan. Hingga saat ini sudah hampir dua ratus orang tenaga vaksinator di Provinsi Papua yang dilatih untuk memberikan vaksinasi Covid-19 ini,” ujarnya.

Editor | LAMBERT P | HERMON K

Komentar