oleh

Bupati Tolikara Warning ASN

KARUBAGA | PAPUA TIMES- Bupati Usman G. Wanimbo,SE,M.Si mewarning seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tolikara, Papua untuk tidak menambah waktu cuti libur pasca perayaan Hari Natal 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 2021.

Bupati secara khusus mengingatkan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun para kepala bidang dan kepala seksi serta staf yang tidak aktif bekerja di kantor bakal ditindak tegas.

Penegasan itu disampaikannya disela-sela memimpin apel pagi ASN di lingkungan Pemkab Tolikara, Karubaga, Senin pagi (11/1/2021).

“Saat ini kita berada pada awal tahun 2021 apalagi kita akan memulai kegiatan dengan program – program baru. Karenanya semua kegiatan tahun lalu 2020 harus tuntas terutama laporan kegiatannya,karena kadang kegiatan sudah rampung tetapi laporannya belum selesaikan berarti kegiatan itu dianggap belum selesai,”ungkapnya.

Dia juga meminta pimpinan OPD bersama Panitia Pelaksanan Kegiatan dan Bendahara instansi untuk menyelesaikan laporan kegiatan.“Saya sudah menerima laporan dari keuangan Tolikara bahwa ada beberapa OPD, pajak kegiatannya belum diselesaikan. Mohon bantuannya diselesaikan dalam bulan ini juga,jika tidak akan menerima sangsi,”tegas Wanimbo.

Bupati menambahkan bahwa awal tahun 2021 Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua akan ke Karubaga Tolikara untuk melakukan pemeriksaan keuangan atas laporan fisik dan non fisik dari masing – masing Instansi Pemkab Tolikara. Karena itu semua laporan harus tuntas,tanpa alasan apapun.

Tahun 2019, Pemkab Tolikara mendapat penilaian dari BPK dengan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP). “Maka kinerja tahun 2020 kami berkomitmen untuk ditingkatkan meraih predikat yang lebih tinggi yaitu Wajar Tanpa Pengecualian WTP. Apabila Pimpinan OPD tidak mendukung komitmen Bupati, maka pimpinan OPD tersebut siap untuk diganti dengan orang yang siap membantu,”warning Bupati.

Mengakhiri arahannya, Bupati Usman Wanimbo menginstruksikan seluruh ASN bersama masyarakat menggelar kerja bakti massal di lingkungan masing-masing. “Hidup bersih seperti orang Jepang patut kita tiru supaya kita bisa mencegah wabah virus Corona,”tandasnya.

Editor | LEPIANUS KOGOYA

Komentar

News Feed