oleh

Gubernur Beri Beasiswa untuk 43 Dokter Papua

JAYAPURA (PTIMES)- Pemerintah Provinsi Papua menyalurkan beasiswa kepada 43 dokter Papua. Anggaran beasiswa tersebut bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Dana bantuan pendidikan bagi putra-putri asli Papua itu merupakan kebijakan Gubernur Papua, Lukas Enembe,S.IP.MH dan Wakil Gubernur (Wagub) Papua, Klemen Tinal,SE.MM dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) asli Papua di bidang kesehatan.

43 putra-putri Papua penerima beasiswa Otsus tersebut saat ini sedang studi di Universitas Cenderawasih (Uncen), Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan sejumlah universitas nasional lainnya di tanah air.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada bapak gubernur Lukas Enembe dan bapak Klemen Tinal serta bapak kepala BPSDM Aryoko Rumaropen yang telah membantu memberikan beasiswa untuk saya menyelesaikan studi,”ungkap Rahel Apriliani, mahasiswi jurusan kedokteran umum Fakultas Kedokter Uncen Jayapura kepada pers,Rabu(11/3/2020) di Jayapura.

Apriliani yang tahun ini menyelesaikan studi kedokteran di Uncen Jayapura mengatakan pemberian beasiswa bagi mahasiswa dan mahasiswi asli Papua khususnya jurusan kedokteran, jurusan kesehatan lainnya merupakan kebijakan yang tepat. Pasalnya, Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan seperti dokter, perawat di Papua masih minim terutama di daerah-daerah terisolir.

“Masih banyak masyarakat kita yang belum mendapatkan layanan kesehatan dengan baik makanya beasiswa dari bapak gubernur ini menjadi cambuk bagi kami untuk sekolah dengan baik supaya bantu kitorang punya orang-orang di kampung,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua, Aryoko AF Rumaropen,SP.MEng kepada pers di Jayapura mengatakan beasiswa bagi 43 mahasiswa yang saat ini menjalani studi kedokteran merupakan kebijakan Gubernur dan Wagub Papua dalam mendukung peningkatakan SDM kesehatan.

“43 mahasiswa penerima beasiswa Otsus berada di kedokteran Uncen, UGM dan juga ada tenaga-tenaga spesialis yang dibiayai Gubernur Papua dan bekerja di RSUD Dok II Jayapura,”jelas Aryoko.

Selain tenaga dokter, Gubernur Papua juga menginstruksikan jajarannya untuk mendukung pendidikan bagi tenaga-tenaga kesehatan khususnya di jurusan Farmasi dan Keperawatan.

Editor: HANS BISAY

Komentar

News Feed