Penunjukan Bahlil Diharapkan Mampu Mendorong Masuknya Investasi ke Papua

JAYAPURA (PTIMES) – Pemerintah Provinsi Papua berharap dengan ditunjuknya Bahlil Lahadalia sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ke – 19 pada 23 Oktober 2019 lalu, mampu menarik masuknya investasi ke bumi cenderawasih.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua Muhammad Musa’ad di Jayapura, Sabtu.

“Kita tahu di Papua ini kurang produktif karena memang kurang investasi. Jadi, tugas saudara kita Bahlil Lahadalia (sebagai Kepala BKPM) untuk mendorong masuknya investasi ke Papua”.

“Sebab selama ini memang ada hambatan investasi di Papua kaitanya dengan infrastruktur,” terangnya.
Pembangunan infrastruktur di Papua, masih menurut Musa’ad, mesti lebih banyak didanai dari APBN. Sebab bila mengharapkan investor yang masuk menunjang infrastruktur, hal itu dipandang sulit.

Untuk itu, keberadaan Bahlil Lahadalia yang telah lama “makan asam garam” di bumi cenderawasih, diharapkan bisa menopang pertumbuhan ekonomi di Papua.

“Sebab kan sudah berlaku hukum ekonomi, pengusaha keluarkan uang sedikit tapi dapat keuntungan besar. Jadi tidak mungkin pengusaha keluarkan uang untuk bangun infrastruktur itu”.

“Makanya untuk pembangunan infrastruktur ini harus ditangani pemerintah melalui APBN baru kemudian investor akan masuk. Inilah yang jadi tugas saudara kita Bahlil Lahadalia sebagai Kepala BKPM untuk bisa dorong masuknya investasi tetapi juga infrastruktur pendukungnya,” terang ia.

Sebelumnya, Musa’ad berharap penunjukan Mendagri Tito Karnavian diharapkan mampu mendorong perpanjangan dana Otsus yang bakal habis pada 2022 mendatang.

Sebab jenderal bintang empat yang baru-baru ini mundur dari kepolisian tersebut, pernah bertugas di Papua sebagai Kapolda.

EDITOR : ERWIN