8 Cabor Terancam, Kasdam Akan Ambil Alih TC

Foto Bersama Kasdam XVII Cenderawasih usai Serah Terima Jabatan

JAYAPURA– Delapan Cabang Olahraga (Cabor) di Papua terancam tak ikut pemusatan latihan atau Training Center (TC) terpusat. Pasalnya, hingga kini 8 Cabor tersebut belum menyerahkan data-data atletnya. Diantarannya Cabor Sepak Bola (atlet putra dan Galanita), Bola Basket, Dansa, IMI, Senam, Bola Volly, Bulu Tangkis dan sejumlah Cabor bela diri.
Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua, Kenius Kogoya,SP.M.Si yang dikonfirmasi mengakui sejak TC berjalan bergulir Oktober 2018 lalu terdapat sejumlah Cabor yang belum menyerahkan data atletnya sehingga tidak mengikuti TC berjalan.
Terdapat 8 Cabor yang belum serahkan data atlet dan tidak ikut TC berjalan. Dengan kondisi tersebut, maka sudah dipastikan Cabor-cabor ini akan tertinggal dan takkan berjalan sesuai dengan program yang ditetapkan KONI Papua. “Masih ada 8 Cabor yang belum serahkan data atlet diantaranya Sepakbola, Galanita, Basket, Senam, Volly dan sejumlah Cabor beladiri,”ungkap Kenius
Dia menegaskan bahwa KONI telah mengambil sikap dan keputusan segera melakukan pencanangan TC Terpusatyang akan diikuti atlet dari Cabor-Cabor yang sudah menjalani TC berjalan. “Kami sudah rapat dengan tim bahwa yang sudah siap kita ikutkan TC terpusat,”tegasnya.
Kenius mengingatkan para Pengurus Provinsi (Pengprov) dari Cabor-Cabor yang belum mengirimkan data atlet untuk segera menyerahkan datanya supaya dapat bergabung. Dideadline atau batas waktu hingga akhir Maret 2019, seluruh Cabor harus sudah memasukan data atletnya. “Kita harapkan bulan Maret ini harus sudah tuntas semua, karena kita akan melakukan pencanangan TC terpusat,”akunya.
Menurut Kenius, pemusatan latihan atau Trainning Center (TC) Terpusat atlet PON Papua dalam waktu dekat akan dicanangkan. Dengan pencanangan ini, maka seluruh kendali TC akan diambil alih langsung tim Pusat Pembinaan Dan Pelatihan Provinsi (Puslatprov) Papua yang dinakhodai Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII Cenderawasih Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Irham Waroihan.
“Dalam waktu dekat, kita akan laporkan kepada Gubernur Papua yang juga Ketua Umum KONI, bapak Lukas Enembe.S.IP.MH bahwa kita sudah siap TC terpusat. Dan setelah pencanangan, seluruh kendali TC diambil alih tim Puslatprov,”ungkapnya.
Kenius menambahkan Puslatprov dinakhodai Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroihan. Jenderal bintang satu itu menggantikan Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa yang sebelumnya ditunjuk memimpin Puslatprov Papua.
Brigjen I Nyoman Cantiasa sebelumnya menjabat Kasdam XVII Cenderawasih dan naik pangkat menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI dan dipromosikan menjabat posisi Komandan Pasukan Khusus (Kopassus).

Editor: HANS BISAY