Papua Minta Talangan Rp 1,6 Triliun

JAKARTA- Pemerintah mulai menyiapkan helatan Pekan Olahraga Nasional 2020 yang akan digelar di Papua. Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan, Presiden Joko Widodo akan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) untuk persiapannya.
“Karena kebutuhan yang kami minta ditalangi (Pemerintah) pusat untuk 2018 nanti mencapai Rp 1,6 triliun,” kata Lukas usai rapat terbatas evaluasi proyek strategis nasional di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (19/7).
Ia menyebut, beberapa proyek infrastruktur seperti revitalisasi bandara Sentani, Jayapura saat ini telah rampung. Begitu pula pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang telah selesai.
Sementara, Presiden Joko Widodo menyatakan, fokusnya saat ini adalah membuka isolasi wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat. Menurutnya, pembukaan daerah terisolir tersebut berkorelasi dengan kesejahteraan masyarakat Papua itu sendiri.
Dalam pembukaan rapat terbatas evaluasi proyek strategis nasional, Jokowi mengatakan, pemerintah saat ini melakukan berbagai cara untuk membuka daerah-daerah yang terisolasi tersebut. Salah satunya dengan mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang konektivitas.”Selain membuka daerah yang terisolir. Biaya logistik juga akan ditekan,” kata Jokowi .
Selain itu, Jokowi juga mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua untuk memanfaatkan potensi sumber daya di Bumi Cenderawasih tersebut untuk kesejahteraan rakyat. Beberapa potensi yang dapat dimaksimalkan antara lain sektor kehutanan, pertambangan, pertanian, hingga kelautan dan perikanan.”Ini untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan di Papua,” kata Presiden.
Secara spesifik, Jokowi meminta Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk mempercepat pembangunan pelabuhan Sorong, Bintuni, hingga Kaimana. Selain itu dirinya juga meminta pengembangan infrastruktur bandara juga dikebut.”Saya juga minta jalan strategis yang menghubungkan pusat ekonomi juga dikembangkan,” katanya.