oleh

Sekda : Pernyataan Mundur Wabup Nduga Untuk Redam Emosi Masyarakat

JAYAPURA (PTIMES) – Sekda Papua Hery Dosinaen menilai pernyataan mundur Wakil Bupati Nduga Wentius Nemiangge, bertujuan meredam emosi warga akibat konflik antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata yang tak kunjung usai di wilayah itu.

Apalagi hingga saat ini, pihaknya belum menerima surat pengunduran secara tertulis kepada Mendagri melalui Gubernur Papua.

“Sebenarnya (pernyataan Wabup Nduga mundur) itu biasa. (Apalagi beliau) sebagai kepala suku sehingga dia pasti nyatakan seperti itu. Itu sebetulnya pernyataan untuk redam emosi masyarakat”.

“Bagi kami sebenarnya melihat (pernyataan mundur) itu (sebagai) kearifan lokal yang seolah-olah seorang pemimpin, dan di momentum situasional bagaimana dia merasa memiliki masyarakat. Sehingga saat melihat konflik di Nduga dia akhirnya minta mengundurkan diri,” kata Hery di Jayapura, Senin (13/1/2020).

Hery yang pernah lama bertugas di Puncak Jaya mengaku tahu betul watak orang pegunungan yang sebenarnya punya rasa persaudaraan tinggi. Sehingga dari sebuah pernyataan atas kondisi tertentu, terkadang ada pihak yang membuat satu kesimpulan serta mengembangkannya atas dasar kepentingan politik lokal

“Intinya sepanjang tidak ada pengunduran diri secara tertulis maka belum diakui. Sebab untuk mundur itu ada mekanismenya tak dengan sebuah pernyataan lisan,” pungkas ia

Sebelumnya, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraann Rakyat Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, enilai pernyataan mundur Wabup Nduga belum resmi.

“Sebab tidak segampang itu seorang kepala atau wakil kepala daerah mundur dari jabatannya”.

“Intinya yang bersangkutan wajib punya alasan yang tepat untuk mengundurkan diri. Sebab bila tidak permintaan mundur belum dapat diproses,” terang ia.

Sementara wakil Gubernur Klemen Tinal dalam satu kesempatan menyayangkan keputusan mundur tersebut. Dia menilai keputusan itu kurang bijaksana.

EDITOR : ERWIN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed