oleh

Cabor Atletik Papua Belum Mampu Sumbang Medali

JAKARTA (PTIMES) – Kegagalan tim Papua untuk menyumbang medali “menginveksi” cabang olahraga atletik pada lanjutan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV 2019, Jakarta.

Turun di sejumlah nomor, Kamis (21/11/2019) para atlet Papua belum mampu menambah perolehan medali.

Para atlet yang turun di nomor 100 meter putra dan putri, 400 meter putra dan putri, 800 meter dan 1500 meter putra, serta 110 meter gawang putra maupun nomor 400 gawang putri, gagal menyumbang medali.

Harapan sebenarnya ada di nomor lompat jauh putra (Mikdon Mirin) maupun lempar lembing putra (Makfredom Rumkorem). Sayang usaha keduanya pun gagal masih belum mampu memberi medali.

Dengan demikian, kans mendulang emas hanya dari nomor lempar cakram (Makfedom Rumkorem) dan nomor tolak peluru (George Gebze) yang bakal dipertandingkan, Jumat (22/11/2019) besok.

Diketahui, perolehan medali cabang olahraga atletik Popnas 2019, didominasi kontingen Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Jawa Timur meraih 12 medali (4 emas, 3 perak, 5 perunggu), DKI Jakarta 10 medali (3 emas, 5 perak, 2 perunggu), Jawa Tengah 8 medali (2 emas, 3 perak, 3 perunggu).

Kemudian, Jawa Barat 6 medali (2 emas, 2 perak, 2 perunggu). Sumut (2 emas, 1 perak), Sulut (2 emas), Sumbar, Kep. Bangka Belitung, NTT, Bali, Sumsel, Yogjakarta, Gorontalo, NTB dan Kalsel masing-masing satu medali emas.
Pelatih Atletik Papua, Yanes Raubaba mengatakan pelari-pelari Papua tampil dibawah standar karena sejumlah faktor. Diantaranya kerusuhan di Jayapura yang mengganggu TC.

“Persiapan kita ke Popnas terganggu dengan kondisi keamanan Papua. Dimana anak-anak kita dikembalikan ke daerah. Dengan demikian tak ada yang mengawasi kalau mereka latihan. Tapi di sisa nomor yang ada kita akan berusaha menyumbang medali,” pungkasnya.

EDITOR : ERWIN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed