oleh

Wushu Papua Target Dua Emas di PON XX 2020

JAYAPURA (PTIMES) – Pengurus Wushu Provinsi Papua optimistis, atlet hasil binaannya mampu memenuhi target meraih dua medali emas, pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 mendatang di bumi cenderawasih.

Hal ini dikemukakan Ketua Umum Pengurus Wushu Provinsi Papua Mayjen TNI Marinir (Purn) Buyung Lalana kepada pers, di Jayapura, Sabtu (9/11/2019) siang, seusai dilantik Sekjen Pengurus Besar Persatuan Wushu Indonesia (PB.WI) Ngatino.
Buyung Lalana bakal menakhodai Wushu Papua hingga 2022 mendatang.

Masih dikatakan Buyung, saat ini Provinsi Papua memiliki 52 atlet potensial yang bakal didorong untuk turun dan mengukir prestasi pada PON 2020 mendatang. Para atlet ini tersebar di beberapa wilayah, yakni Merauke, Mimika, Mappi serta Kota dan Kabupaten Jayapura.

Kendati demikian, Buyung pun memuji potensi SDM di Kabupaten Puncak Jaya, dimana terdapat sejumlah atlet usia muda yang dinilai sangat potensial untuk menjadi “bibit unggul” pada kejuaraan tingkat provinsi, nasional bahkan internasional di masa mendatang.

Untuk itulah dimasa kepemimpinannya saat ini, ia ingin mencetak SDM unggul Papua yang pada masa mendatang mampu tampil dan mengharumkan nama Bumi Cenderawasih pada ajang nasional maupun internasional.

“Tentunya dengan mendorong SDM yang berasal dari Bumi Papua sendiri dan merupakan orang asli provinsi tertimur di Indonesia ini serta lahir dan besar diatas tanah ini,” ucapnya.

Sementara Sekjen PB.WI Ngatino pada kesempatan itu berpesan agar pengurus baru di Papua mampu melahirkan atlet yang mampu memberikan kontribusi bagi negara, baik pada PON XX 2020 maupun di ajang yang lebih tinggi.

“Setidaknya atlet Whusu dari Papua bisa masuk tim nasional Indonesia. Mungkin bisa diawali dari hasil PON XX 2020 (selanjutnya atlet Papua yang berpresasi ini) akan kita bawa ke iven internasional seperti Asian Games 2022 maupun kejuaran lain”.

“(Memang) Saat ini atlet whusu Papua yang masuk tim nasional belum ada. Tapi harapan kami (bersama pengurus yang baru dilantik) kedepan harus ada,” harap dia.

EDITOR : ERWIN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed