oleh

Pilkada 2020: Nasdem Papua Libatkan 8 Lembaga Survey

SENTANI (PTIMES)- Partai Nasional Demokrat (NasDem) merekomendasikan 8 lembaga survey nasional untuk melakukan survey elektabilitas para bakal calon bupati dan wakil bupati yang bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

8 Lembaga survey itu antara lain Indikator Politik, Charta Politika, Poltracking, Indo Riset Consultant, Jaringan Suara Indonesia (JSI), Indekstat, Pusat Studi Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (Pusdeham), Research Centre Media Group.

Lembaga survey tersebut akan melakukan riset di 11 Kabupaten di Provinsi Papua yang menggelar Pilkada tahun 2020 mendatang yakni Kabupaten Keerom, Kabupaten Waropen, Kabupaten Supiori, Kabupaten Merauke, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Asmat, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Nabire, Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kabupaten Yahukimo.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Papua, Mathias Awaitouw,SE.M.Si

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Papua, Mathias Awaitouw,SE.M.Si mengatakan lembaga survey nasional dilibatkan pada Pilkada 2020 di Papua bertujuan untuk mensurvey dan meriset keunggulan maupun kelemehan dari calon bupati dan wakil bupati sebelum diputuskan menjadi calon resmi yang akan diusung Partai NasDem.

“Selain pemaparan visi misi program keunggulan dan strategi pemenangan, para calon (bupati dan wakil bupati) wajib melakukan survey melalui lembaga survey. Hasil lembaga survey menjadi data dan dokumen bagi kami,”ungkap Mathias dalam keterangan persnya, di Suni Garden Lake Hotel & Resort, Sentani Jayapura.

Lebih lanjut Mathias mengatakan masing-masing calon dapat memilih dan membiayai salah satu dari 8 lembaga survey yang direkomendasikan untuk melakukan riset dan survey.

Lembaga survey dibiayai sendiri oleh mereka (bakal calon bupati dan wakil bupati)._Riset yang dilakukan terkait data keunggulan dan kelemahan calon. “Jadi hasil lembaga survey professional akan memberikan data sehingga menjadi pembanding antara calon yang satu dengan calon yang lain,”ujarnya.

Mathias menegaskan bahwa pada Pilkada 2020, NasDem mengusung calon tanpa mahar. Oleh karena itu, calon-calon yang bakal diusung diproses melewati seleksi yang ketat termasuk pelibatan lembaga survey untuk mengukur elektabilitas calon.

“Kita mengusung calon untuk menang. Apalagi tanpa mahar. Makanya seleksi diperketat melibatkan akademisi dan melibatkan lembaga survey professional untuk mengukur elektabilitas para calon,”kata Bupati Kabupaten Jayapura itu.

Diketahui sebanyak 78 bakal calon bupati dan wakil bupati dari 11 kabupaten di Papua sejak akhir pekan lalu menjalani seleksi di Partai NasDem yang berlangsung di Suni Garden Lake Hotel & Resort, Sentani Jayapura.

Dijadwalkan akhir bulan ini (November) 2019, DPW NasDem Papua mengirimkan masing-masing nama 3 pasangan calon bupati dan wakil bupati dari 11 kabupaten ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nasdem.

Editor: Editor: YESAYA M/AMANDUS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed