oleh

Masyarakat Merauke dan Mappi Diajak Cegah Kebakaran Hutan

JAYAPURA (PTIMES)- Kepala Dinas Kehutanan dan Konservasi Provinsi Papua, Jan Jap L Ormuseray, SH, M.Si mengajak masyarakat di tanah Papua khusunya di Kabupaten Merauke dan Mappi untuk melakukan pencegahan dini kebakaran hutan dengan tindak membakar dedaunan atau ranting pohon di kebun maupun dusun-dusun warga.
Potensi kebakaran di Merauke dan Mappi cukup tinggi diakibatkan masyarakat yang lupa memadamkan bekas api hingga tuntas. Tradisi masyarakat setempat membakar hasil buruan mereka di kawasan Taman Nasional Wasur tanpa memadamkan api bekas bakar menjadi salah pemicu kebakaran hutan disana.
“Kebakaran terjadi karena ketidaktahuan masyarakat. Makanya kita ajak masyarakat tidak membakar di sembarang tempat. Pantauan kita, titik api berada di Kabupaten Merauke dan Mapi di wilayah Taman Nasional Wasiur. Kebakaran biasanya disebabkan masyarakat setempat yang suka membakar hasil berburu mereka tanpa melakukan pemadaman api bekas bakar dengan baik,”ungkap Ormuseray usai mengikuti sidang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur Provinsi Papua, Rabu malam (18/9/2019).
Dia mengingatkan seluruh masyarakat bahwa saat ini (mulai Agustus-Oktober) Papua memasuki kemarau sehingga kebakaran hutan mudah terjadi. Oleh karenanya, semua pihak diajak untuk menjaga lingkungannya masih-masing. “Bencana kebakaran hutan akan berdampak luas kepada masyarakat. Makanya kita minta masyarakat untuk berpartisipasi menjaga hutan bersama-sama,”ajaknya.
Menurut Jan Ormuseray, untuk mengantisipasi kebakaran hutan di Papua, Dinas Kehutanan dan Konservasi Papua telah membentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Papua yang cabangnya berada di kabupaten dan kota. Kelompok ini bertugas untuk penanganan kebakaran hutan bersama dengan instasi terkait.
“Pada kesempatan ini saya kembali menghimbau masyarakat untuk berkoordinasi dengan institusi terkait apabila ada gejala kebakaran hutan. Segera lakukan pemadaman dini bila terjadi kebakaran dan segera melaporkan informasi secepat mungkin,”tandas Ormuseray.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika wilayah V Jayapura mendeteksi titik api di Papua terdapat di 8 titik yang tersebar di Kabupaten Merauke, Kabupaten Mappi, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Jayawijaya.

Editor: ANDRE FONATABA

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed