oleh

Distan Fokus Siapkan Pangan untuk PON

JAYAPURA (PTIMES)- Dinas Pertanian dan Pangan (Distan) Provinsi Papua tahun ini memfokuskan program kerjanya untuk menyiapkan pangan jelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Bumi Cenderawasih. Pengembangan diarahkan untuk peningkatan produksi pertanian khususnya sayur-mayur dan buah-buahan.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Papua, Ir.Semuel Siriwa,M.Si mengaku pekerjaan rumah yang dihadapinya saat ini adalah bagaimana menyiapkan pangan untuk jumlah 23 ribu atlet dan official peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.
“Makanya kami sudah menyiapkan program dari dana APBN pada seluruh klaster untuk pengembangan holtikultura pada beberapa jenis pangan seperti buah-buahan dan sayuran,”kata Siriwa.
Sedangkan kebutuhan daging serta beras, Siriwa mengatakan bahwa stok beras hingga saat ini tercukupi, bahkan ketersedian beras lokal yang disuplai dari Kabupaten Merauke tersedia “Nanti soal angkutan saja yang mungkin dari OPD terkait bisa memikirkan untuk transportasinya. Sedangkan Peternakan saya belum dapat data,”jelasnya.
Lebih lanjut Siriwa menegaskan bahwa optimis beberapa tahun mendatang, Pemprov Papua mampu mengurangi masuknya produk bahan makanan dari luar daerah dengan cara meningkatkan hasil produksi lokal. Contohnya keberhasilan produksi pangan padi di Papua, yang mana pada 2014 baru mencapai 57, kini meningkat menjadi 63 persen di akhir 2018.
“Sebanyak 63 persen itu mencapai 235 ribu ton gabah kering. Demikian juga untuk komoditas tanaman pangan lainnya seperti jagung, kedelai maupun umbi-umbian yang kita akan terus dorong,” terang Semuel.
Sementara itu, mengomentari penunjukkan dirinya yang kini membawahi empat dinas, yakni tanaman pangan holtikultura, perkebunan, peternakan dan ketahanan pangan, Semuel Siriwa memastikan siap melakukan penyesuaian sebagaimana visi dan misi gubernur di periode kedua.
“Apalagi dengan penggabungan dinas ini koordinasi terhadap petani kini terjadi lewat satu pintu dan tentu menjadi lebih mudah. Sebab satu keluarga petani kan di Papua saat ini mengerjakan empat bidang ini. Seperti dia tanam padi, tapi juga ada keluarga memelihara ternak dan hasil kebun di tempatnya”.
“Sehingga sekarang dengan jadi satu dinas, lebih mudah bagi kami untuk mengontrol dan mengarahkan petani dalam pelaksanakan kegiatan,” tandasSiriwa.

Editor: ERWIN RIQUEN

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed