oleh

LE JALANI UJI KELAYAKAN di PKB

JAKARTA- Bakal Calon Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe,S.IP,MH pekan ini menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kembangkitan Bangsa (PKB). Uji kelayakan dan kepatutan bakal calon kepala daerah menjelang Pilkada Serentak 2018.
“Uji kelayakan dan kepatutan ini kita lakukan sebagai tool PKB menguji integritas dan kemampuan seorang calon kepala daerah dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Ketua Desk Pilkada DPP PKB Daniel Johan dalam keterangan tertulis.
Daniel mengatakan ada sejumlah daerah yang dijadwalkan melakukan fit and proper test terhadap bakal calon kepala daerah yang mendaftar ke PKB dalam waktu dekat. Jadwal pertama uji kelayakan dan kepatutan ini dilakukan untuk bakal calon gubernur Papua. “Selain itu, proses uji kelayakan ini merupakan upaya kita dalam mendorong proses demokratisasi, good government, serta ikhtiar kita dalam melahirkan pemimpin yang baik,” ucapnya.
Ada 5 bakal cagub Papua yang mendaftar ke PKB. Selain Lukas Enembe, 4 calon lainnya adalah Jhon Wempi Wetipo, Irjen Paulus Waterpauw, Lenis Kogoya, dan Onnes Pahabol.
Bakal calon kepala daerah dari Papua kita prioritaskan karena provinsi ini sangat dinamis dalam soal pilkada. Karena itu, kita ingin mendapatkan cagub yang memiliki integritas yang kuat, sekaligus memiliki kemampuan yang handal dalam mengelola potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang ada di Papua,” tutur Daniel.
Pada fit and proper test bakal calon kepala daerah ini, para calon memaparkan visi-misi serta rencana-rencana strategis pembangunan yang akan dilakukan selama 5 tahun kepemimpinannya.
Selain itu, mereka diharuskan memaparkan strategi peningkatan kesejahteraan, penurunan kemiskinan, sekaligus upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Kemampuan menjalin komunikasi politik dengan anggota parlemen dan pengurus partai politik, kata Daniel, juga ditekankan dalam uji kelayakan dan kepatutan itu.
“Kami akan memberikan scoring dan penilaian terhadap kemampuan bakal calon kepala daerah. Mulai dari aspek integritas, leadership, kemampuan komunikasi politik, serta rencana-rencana strategis dalam pembangunan yang akan dilaksanakan,” ucap Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.
Sebelum mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan, setiap bakal calon kepala daerah diharuskan mendaftarkan diri melalui kantor DPC/DPW PKB sesuai dengan tingkatan proses pilkada yang akan diikuti dengan melampirkan dokumen-dokumen persyaratan pendaftaran. Seperti surat keterangan bebas narkoba serta surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
Selain calon gubernur dari Papua, DPP PKB telah menjadwalkan pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan bakal calon Gubernur Maluku Utara pada Sabtu (12/8) serta bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang pada 7-8 Agustus 2018. Kemudian bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar pada 9-10 Agustus mendatang.

Staf Khusus Presiden
Pada kesempatan itu, Daniel juga mengapresiasi Staf Khusus Presiden RI, Lenis Kayoga, mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Gubernur Papua periode 2018-2023 pada Sabtu 5 Agustus 2017. Keikut sertaan Lenis Kagoya dalam pencalonan Gubernur Papua merupakan sesuatu yang menggembirakan. Sebab putra Papua ini dikenal sangat merakyat dan dapat menjadi penantang utama petahana, Lukas Enambe.
Keikut sertaan Lenis Kagoya dalam kontestasi demokrasi tentu disambut positif oleh DPP PKB. “Tentu saja kami menyambut posisitif keikut sertaan Lenis Kayoga dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan. Karena rakyat Papua memiliki banyak tokoh yang dapat dipilih untuk memimpin Papua dimasa depan. Dan itulah esensi demokrasi,” kata Daniel Johan.
Lenis Kagoya mengaku telah mendapat restu dari beberapa ketua parpol tingkat nasional dan daerah. Lenis menegaskan keinginannya memajukan dan mensejahterakan Papua hingga sejajar dengan provinsi lain di Indonesia dengan pendekatan berbasis adat, agama dan pemerintah.
“PKB propinsi Papua merupakan partai politik yang rekomendasinya diperebutkan oleh para kandidat calon kepala daerah. PKB memiliki 4 kursi di DPRP Provinsi dari 55 kursi keseluruhan anggota DPRD Propinsi Papua. Fit and Proper Test merupakan salah satu tahapan dalam proses pilkada di Partai Kebangkitan Bangsa. Setelah didengar visi misi dan program kerja bakal calon kepala daerah, akan dilanjutkan dengan dengan komunikasi politik lintas partai secara intensif. Terakhir akan dikeluarkan rekomendasi dukungan sebagai pasangan Gibernur papua dan wakil Gubernur Papua,” Ketua DPW PKB Papua Bowo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed